Sabtu, 25 Oktober 2014

Menyebarkan Salam (Bagian II)



Rasulullah SAW mengatakan bahwa dengan menyebarkan salam akan tumbuh rasa cinta diantara kaum muslimin. Namun, mengapa rasa cinta itu tidak tumbuh juga walaupun kita sudah menyebarkan salam? Masalahnya mungkin karena kita tidak memahami sepenuhnya apa yang kita ucapkan dan kita tidak mengucapkannya dari lubuk hati kita.



Salam adalah doa.Salam bukanlah ucapan basa-basi atau sekedar sopan santun seperti ucapan “Selamat Pagi”. Bila kita mengucapkan salam, maka sadarilah bahwa kita sedang mendoakan saudara kita, mengharapkan kebaikan dan kesejahteraannya. Ekspresikanlah salam dengan doa-doa lainnya sehingga perasaan cinta pada saudara kita itu semakin mendalam.

Dalam menyebarkan salam ada aturan-aturan yang harus dipahami oleh seorang muslim, diantaranya :

Ÿ  Ketika memasuki rumah (QS. An-Nuur (24) : 61)
Ÿ  Ketika hendak bertemu dan berpisah
Ÿ Orang yang berkendaraan lebih dahulu salam kepada yang berjalan kaki
Ÿ Yang berjalan lebih dahulu salam kepada yang duduk
Ÿ Yang sedikit kepada yang banyak
Ÿ Setelah bertemu lalu terpisah (oleh pohon,dinding,atau batu diperjalanan kemudian bertemu kembali)
Ÿ Dianjurkan memberi salam kepada anak-anak dan kaum wanita
Ÿ Tidak memberi salam kepada orang kafir
Ÿ Ketika hendak memasuki dan meninggalkan majelis
Ÿ Berjabat tangan (dengan muhrim/sejenis)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar